Senin, 04 Juli 2011

Catatan Lama

Saat membuka-buka catatan lama, tebak apa yang kutemukan, ini.

12 Juni 2010
 
Tanggal 10 Juni adalah hari yang membuatku gila setelah sekitar satu bulan aku bisa menanggulangi gejalanya. Setiap kali memasuki area sekolah, satu hal yang selalu kupikirkan, kau. Beberapa hari sebelum hari kamis kemarin aku sudah memikirkan matang-matang bahwa kau hanya bualan saja, yang tidak akan pernah memberikan suatu arti dalam hidupku. Tapi setelah aku melihatmu pagi itu, akal sehatku kembali berseteru denganku dan dia menghilang. Dan akibatnya potret dirimu yang sudah kubuang jauh-jauh dari otakku kembali dan kali ini dia membawa serta album dirimu lengkap beserta virus abadinya.
 
Perutku terasa seperti dikocok jika aku berada di sekitarmu. Benar-benar menyakitkan. Itu sebabnya aku pergi dan menjauh darimu untuk mencari tempat nyaman yang lain. Beruntunglah aku karena dari tempat itu aku bisa memandang dengan jelas wajahmu itu. Sialnya, teman baikmu malah melihat hal yang kulakukan dan dia tersenyum penuh ejekan. Sial. Kenapa harus kau yang melihatnya. Tidak apa-apa. Kau mempunyai sisi lain yang membuatmu istimewa di mataku. Mungkin karena kau teman akrabnya.
 
Kau bukan siapa-siapa di sini. Kau orang baru yang sangat asing bagiku. Entah kapan aku mulai menyukaimu. Dia datang dan bukan padaku. Tanpa menoleh ataupun menyapa. Hanya orang asing yang lewat di depan metaku. Kemudian aku mulai merasa meleleh. Kami tidak saling mengenal satu sama lain. Bahkan berbicarapun tidak pernah. Mungkin satu hal yang ia tahu tentangku. Bahwa akulah gadis gila dan aneh yang selalu terpaku memandangnya.

1 komentar: