saat hujan pagi datang
getarkan relung hati kecilku
akankah terasa lagi, senja yang hadir seperti dulu
berlari mengejar angin
ditepi riuh deburnya air
menanti perahu layar
pulang menepi manjala cinta
takkan kudengar suaramu
nyanyikan keajaiban kecilmu
takkan kau dendangkan lagi
senandung syair hidupmu
bayang dirimu menghilang
seiring kepak camar menjelang
tiada yang lebih manis
semanis engkau ada di disini
takkan kudengar suaramu
nyanyikan keajaiban kecilmu
takkan kau dendangkan lagi
senandung syair hidupmu
takkan kudengar suaramu
nyanyikan keajaiban kecilmu
takkan kau dendangkan lagi
senandung syair hidupmu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar