Kamis, 07 April 2011

Kau dan Keajaiban Kecilmu

saat  hujan pagi datang
getarkan relung hati kecilku
akankah terasa lagi, senja yang hadir seperti dulu

berlari mengejar angin
ditepi riuh deburnya air
menanti perahu layar
pulang menepi manjala cinta

takkan kudengar suaramu
nyanyikan keajaiban kecilmu
takkan kau dendangkan lagi
senandung syair hidupmu

bayang dirimu menghilang
seiring kepak camar menjelang
tiada yang lebih manis
semanis engkau ada di disini

takkan kudengar suaramu
nyanyikan keajaiban kecilmu
takkan kau dendangkan lagi
senandung syair hidupmu

takkan kudengar suaramu
nyanyikan keajaiban kecilmu
takkan kau dendangkan lagi
senandung syair hidupmu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar