Saat membuka-buka catatan lama, tebak apa yang kutemukan, ini.
12 Juni 2010
Tanggal 10 Juni adalah hari yang membuatku gila setelah sekitar satu bulan aku bisa menanggulangi gejalanya. Setiap kali memasuki area sekolah, satu hal yang selalu kupikirkan, kau. Beberapa hari sebelum hari kamis kemarin aku sudah memikirkan matang-matang bahwa kau hanya bualan saja, yang tidak akan pernah memberikan suatu arti dalam hidupku. Tapi setelah aku melihatmu pagi itu, akal sehatku kembali berseteru denganku dan dia menghilang. Dan akibatnya potret dirimu yang sudah kubuang jauh-jauh dari otakku kembali dan kali ini dia membawa serta album dirimu lengkap beserta virus abadinya.
Perutku terasa seperti dikocok jika aku berada di sekitarmu. Benar-benar menyakitkan. Itu sebabnya aku pergi dan menjauh darimu untuk mencari tempat nyaman yang lain. Beruntunglah aku karena dari tempat itu aku bisa memandang dengan jelas wajahmu itu. Sialnya, teman baikmu malah melihat hal yang kulakukan dan dia tersenyum penuh ejekan. Sial. Kenapa harus kau yang melihatnya. Tidak apa-apa. Kau mempunyai sisi lain yang membuatmu istimewa di mataku. Mungkin karena kau teman akrabnya.
Kau bukan siapa-siapa di sini. Kau orang baru yang sangat asing bagiku. Entah kapan aku mulai menyukaimu. Dia datang dan bukan padaku. Tanpa menoleh ataupun menyapa. Hanya orang asing yang lewat di depan metaku. Kemudian aku mulai merasa meleleh. Kami tidak saling mengenal satu sama lain. Bahkan berbicarapun tidak pernah. Mungkin satu hal yang ia tahu tentangku. Bahwa akulah gadis gila dan aneh yang selalu terpaku memandangnya.
Aida dan Philosindromnya
Jangan berhenti untuk satu hal yang membuatmu terjatuh. Kamu akan menemukan banyak rintangan yang mungkin akan membuatmu terluka dan kecewa. Kecewa dan bersedihlah sejenak saja. Majulah setelahnya. Tunjukkan bahwa kamu bisa!!!
Senin, 04 Juli 2011
Jumat, 01 Juli 2011
Seberapa Pantas
Seberapa pantaskah kau untuk ku tunggu
Cukup indahkah dirimu untuk selalu kunantikan
Mampukah kau hadir dalam setiap mimpi burukku
Mampukah kita bertahan di saat kita jauh
Seberapa hebatkah untuk kubanggakan
Cukup tangguhkah dirimu untuk selalu ku andalkan
Mampukah kau bertahan dengan hidupku yang malang
Sanggupkah kau meyakinkan di saat aku bimbang
Celakanya hanya kaulah yang benar2 aku kutunggu
Hanya kaulah yang benar2 memahamiku
Kau pergi dan hilang kemanapun kau suka
Celakanya hanya kaulah yang pantas untuk kubanggakan
Hanya kaulah yang sanggup untuk aku andalkan
Di antara perih aku selalu menantimu
Seberapa hebatkah untuk ku banggakan
Cukup tangguhkah dirimu untuk selalu ku andalkan
Mampukah kau bertahan dengan hidupku yang malang
Sanggupkah kau meyakinkan di saat aku bimbang
Ohhhh…
Mungkin kini kau tlah menghilang tanpa jejak
Mengubur semua indah kenangan
Tapi aku slalu menunggumu di sini
Bila saja kau berubah pikiran
ohhhh...
Celakanya hanya kaulah yang benar2 aku kutunggu
Hanya kaulah yang benar2 memahamiku
Kau pergi dan hilang kemanapun kau suka
Celakanya hanya kaulah yang pantas untuk kubanggakan
Hanya kaulah yang sanggup untuk aku andalkan
Di antara perih aku selalu menantimu
Owoooohaaaa...
Cukup indahkah dirimu untuk selalu kunantikan
Mampukah kau hadir dalam setiap mimpi burukku
Mampukah kita bertahan di saat kita jauh
Seberapa hebatkah untuk kubanggakan
Cukup tangguhkah dirimu untuk selalu ku andalkan
Mampukah kau bertahan dengan hidupku yang malang
Sanggupkah kau meyakinkan di saat aku bimbang
Celakanya hanya kaulah yang benar2 aku kutunggu
Hanya kaulah yang benar2 memahamiku
Kau pergi dan hilang kemanapun kau suka
Celakanya hanya kaulah yang pantas untuk kubanggakan
Hanya kaulah yang sanggup untuk aku andalkan
Di antara perih aku selalu menantimu
Seberapa hebatkah untuk ku banggakan
Cukup tangguhkah dirimu untuk selalu ku andalkan
Mampukah kau bertahan dengan hidupku yang malang
Sanggupkah kau meyakinkan di saat aku bimbang
Ohhhh…
Mungkin kini kau tlah menghilang tanpa jejak
Mengubur semua indah kenangan
Tapi aku slalu menunggumu di sini
Bila saja kau berubah pikiran
ohhhh...
Celakanya hanya kaulah yang benar2 aku kutunggu
Hanya kaulah yang benar2 memahamiku
Kau pergi dan hilang kemanapun kau suka
Celakanya hanya kaulah yang pantas untuk kubanggakan
Hanya kaulah yang sanggup untuk aku andalkan
Di antara perih aku selalu menantimu
Owoooohaaaa...
Kamis, 07 April 2011
Kau dan Keajaiban Kecilmu
saat hujan pagi datang
getarkan relung hati kecilku
akankah terasa lagi, senja yang hadir seperti dulu
berlari mengejar angin
ditepi riuh deburnya air
menanti perahu layar
pulang menepi manjala cinta
takkan kudengar suaramu
nyanyikan keajaiban kecilmu
takkan kau dendangkan lagi
senandung syair hidupmu
bayang dirimu menghilang
seiring kepak camar menjelang
tiada yang lebih manis
semanis engkau ada di disini
takkan kudengar suaramu
nyanyikan keajaiban kecilmu
takkan kau dendangkan lagi
senandung syair hidupmu
takkan kudengar suaramu
nyanyikan keajaiban kecilmu
takkan kau dendangkan lagi
senandung syair hidupmu
getarkan relung hati kecilku
akankah terasa lagi, senja yang hadir seperti dulu
berlari mengejar angin
ditepi riuh deburnya air
menanti perahu layar
pulang menepi manjala cinta
takkan kudengar suaramu
nyanyikan keajaiban kecilmu
takkan kau dendangkan lagi
senandung syair hidupmu
bayang dirimu menghilang
seiring kepak camar menjelang
tiada yang lebih manis
semanis engkau ada di disini
takkan kudengar suaramu
nyanyikan keajaiban kecilmu
takkan kau dendangkan lagi
senandung syair hidupmu
takkan kudengar suaramu
nyanyikan keajaiban kecilmu
takkan kau dendangkan lagi
senandung syair hidupmu
Jumat, 11 Maret 2011
PhiloSyndrome
Terima kasih telah menjadi temanku meskipun bukan teman yang pernah bertatap muka ataupun berbicara secara langsung padaku. Tapi kurasa semua ini sudah lebih dari cukup untukku. Aku tidak ingin lagi bermimpi untuk memilikimu...
Langganan:
Komentar (Atom)